Database ilmiah internasional Scopus menerapkan kebijakan pemilihan konten ilmiah yang memenuhi standar kualitas tertinggi. Hanya publikasi ilmiah terbaik yang akan ditelaah oleh mitra bestari dan disetujui oleh dewan penasihat internasional. Dua jurnal ilmiah Indonesia terindeks di database Scopus bulan lalu, sebuah perkembangan penting dalam dunia ilmiah Indonesia.

Kebijakan Scopus tentang inklusi jurnal ilmiah dalam basis data
Kriteria utama untuk mengevaluasi publikasi yang akan dimasukkan ke dalam pangkalan data scientometric:
-
ketersediaan nomor publikasi berseri berstandar internasional (ISSN)
-
materi ilmiah yang diterbitkan berkualitas tinggi
-
kebijakan editorial yang transparan
-
metrik ilmiah yang tinggi.
Kebijakan ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat publikasi ilmiah yang tinggi dan memberikan akses kepada para peneliti dari seluruh dunia untuk mendapatkan materi ilmiah yang berkualitas dan relevan.
Dua jurnal ilmiah Indonesia masuk dalam database Scopus
Bulan lalu, dua publikasi Indonesia berhasil terindeks di database pengindeks ilmiah global Scopus:
-
"Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam"
- Jurnal ilmiah yang berfokus pada penelitian dan pengembangan pendidikan Islam. Jurnal ini menampung kontribusi pada berbagai aspek pendidikan Islam, termasuk metodologi pengajaran, pengembangan kurikulum, inovasi pedagogi dan penelitian dalam pedagogi Islam.
Penerbit:Institut Pesantren Abdul Halim.
Kuartil di Scopus: Q3.
-
"Indonesian Journal of Medical Laboratory Science and Technology (IJMLST)"
- adalah jurnal ilmiah Indonesia yang mengkhususkan diri pada penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi laboratorium medis. Jurnal ini menerbitkan artikel yang mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan kedokteran laboratorium, diagnostik, teknologi biomedis, dan disiplin ilmu terkait.
Penerbit: Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
Kuartil di Scopus: Q4.
Fifi Hoyrul Fitria, Ketua Asosiasi Pengelola Jurnal Ilmiah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (ARJUNU) dalam sebuah wawancara menyampaikan bahwa proses pencapaian indeksasi kedua jurnal di atas di Scopus cukup panjang dan penuh tantangan. Kedua jurnal tersebut telah melalui berbagai tahapan evaluasi yang cukup panjang dan menyeluruh sejak awal tahun 2023.
Bagaimana dampak masuknya jurnal Indonesia ke dalam Scopus terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia?
Scopus, salah satu database abstrak dan sitasi terbesar di dunia, menetapkan standar yang sangat tinggi dalam melakukan evaluasi. Masuknya dua jurnal ilmiah Indonesia ke dalam basis data Scopus internasional yang mendunia menunjukkan kualitas dan relevansi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari konten yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal tersebut.
Masuknya dua jurnal yang berasal dari Indonesia ini menunjukkan terobosan ilmiah yang signifikan di Indonesia dan memperkuat posisi ilmuwan Indonesia di kancah ilmiah internasional, serta pengakuan atas kontribusi para peneliti dari komunitas akademis global.
Indonesia memiliki potensi ilmiah yang besar. Pencapaian ini mencerminkan minat dan kemampuan ilmiah yang luas di negara ini, yang menunjukkan basis ilmiah yang kuat. Pada tahun 2024, lebih banyak jurnal ilmiah yang telah dikirimkan ke database Scopus untuk ditelaah oleh mitra bestari, dan pengindeksan diharapkan dapat dilakukan pada tahun ini.
Kepatuhan jurnal ilmiah Indonesia terhadap standar internasional membuka peluang besar untuk kerja sama internasional, pendanaan proyek-proyek ilmiah para ilmuwan dari Indonesia, dan sebagai hasilnya, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Publikasi di jurnal yang terindeks di Scopus menunjukkan kualitas penelitian yang tinggi dan kebaruan materi ilmiah. Penempatan artikel dalam basis data ilmiah merupakan prasyarat untuk mendapatkan gelar dan posisi akademik. Jika Anda membutuhkan publikasi di Scopus, tinggalkan permintaan dalam formulir di bawah ini dan manajer kami akan menghubungi Anda dalam waktu satu hari kerja.
Perusahaan “Scientific Publications” telah menyediakan layanan konsultasi ilmiah profesional di 45 negara selama lebih dari 8 tahun. Para ilmuwan mempercayai kami untuk menerbitkan artikel ilmiah di database Scopus di semua tahap hingga pengindeksan penelitian.