Google Scholar adalah platform metrik ilmiah global dari Google, yang sebanding dengan raksasa abstrak Scopus dan Web of Science dalam hal jumlah literatur ilmiah yang ditampungnya. Baru-baru ini, layanan ini telah diminati oleh kalangan akademis yang luas di seluruh dunia, dan metrik scientometrics yang diterapkan di platform ini merupakan alat yang efektif untuk menilai produktivitas aktivitas ilmiah ilmuwan.

Metrik utama Google Scholar
Metrik utama Google Cendekia untuk mengevaluasi efektivitas dan dampak cendekiawan dan publikasi ilmiah mereka:
Indeks Kutipan
Indeks Kutipan adalah jumlah total kutipan dari semua publikasi seorang penulis oleh ilmuwan lain. Indikator ini pertama kali diusulkan oleh ilmuwan Amerika Serikat, Eugene Garfield, pada tahun 1960. Metrik ini menunjukkan kepentingan ilmiah dari publikasi seorang ilmuwan berdasarkan jumlah kutipan dari karya-karyanya.
Indeks Hirsch adalah salah satu indikator scientometric utama yang diusulkan pada tahun 2005 oleh Jorge Hirsch sebagai alat analisis untuk menilai kutipan seorang penulis, sekelompok ilmuwan, dan jurnal ilmiah. Selain itu, metrik ini digunakan dalam pemeringkatan internasional negara untuk penilaian independen terhadap aktivitas ilmiah masing-masing negara.
Rumus indeks Hirsch untuk seorang ilmuwan: h-indeks = h jika penulis memiliki h publikasi yang dikutip setidaknya h kali.
Indeks I10
I10-indeks adalah indikator yang hanya digunakan di basis data scientometric Google Scholar untuk menilai aktivitas publikasi penulis individu, sekelompok ilmuwan, organisasi ilmiah, dan publikasi.
Indeks i10 adalah jumlah publikasi yang telah dikutip setidaknya 10 kali.
Bagaimana cara meningkatkan metrik keilmuan penulis di Google Scholar?
7 rekomendasi teratas tentang cara meningkatkan metrik penulis di Google Cendekia:
- Publikasikan penelitian tentang topik yang relevan dan menarik bagi komunitas akademik. Artikel tanpa kebaruan ilmiah tidak akan mendapat dukungan dari masyarakat akademis dalam bentuk kutipan.
- Menerbitkan karya ilmiah di jurnal otoritatif internasional yang terindeks Scopus, Web of Science, Google Scholar. Semakin berpengaruh sebuah publikasi, semakin tinggi minat ilmiah di dalamnya, semakin besar pula target audiens akademisnya. Akibatnya, tingkat kutipan ilmiah penulis juga akan tinggi.
- Pilihlah publikasi yang sesuai dengan subjeknya. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan bahwa karya Anda akan diperhatikan dan dikutip oleh kolega.
- Menulis artikel bersama dengan peneliti lain. Hal ini akan meningkatkan visibilitas dan kutipan karya Anda.
- Menerbitkan makalah dalam jurnal akses terbuka. Artikel Anda akan mendapatkan peningkatan visibilitas ke komunitas akademik internasional.
- Ikut serta dalam acara akademik internasional dan nasional. Hadiri webinar, seminar, dan konferensi untuk mendapatkan koneksi ilmiah baru dan mempromosikan penelitian sarjana.
- Selalu perbarui profil Google Scholar, ResearchGate, Academia.edu, dan LinkedIn Anda. Bagikan tautan ke publikasi Anda agar lebih banyak ilmuwan dapat membaca karya Anda dan mengutipnya dalam karya ilmiah mereka.
Para ahli di Publikasi Ilmiah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam konsultasi penerbitan ilmiah. Jika Anda perlu meningkatkan indikator scientometric di Google Scholar, seperti h-index, indeks sitasi, dan lainnya, tinggalkan permintaan di situs web. Kami menawarkan pendekatan individual untuk setiap klien dan siap menjamin hasilnya.